Techno, Ukara.id – Ingenuity berhasil memecahkan ekspektasi pembuatnya dari rencana awal hanya 5 kali penerbangan dalam target masa operasi 30 hari saja, akhirnya Ingenuity berhasil melaksanakan 72 kali penerbangan dalam masa operasi yang mencapai 1.004 hari!
Jumlah 1.004 hari tersebut jika kita hitung hingga 18 Januari 2024, tanggal ketika helikopter tersebut melakukan penerbangan terakhir ke-72 dan mengalami kerusakan bilah rotor hingga tidak bisa lagi melakukan penerbangan secara normal.
hingga tulisan ini dibuat, Desember 2024, Ingenuity dinyatakan masih “hidup” dan masih dapat berkomunikasi dengan stasiun Bumi, walaupun sudah tidak lagi dapat melakukan penerbangan di Mars.
Berdasarkan keterangan dalam website resmi European Space Agency tentang “Comparing the Atmospheres of Mars and Earth”, atmosfer Mars hanya sekitar 1 persen dibanding atmosfer Bumi.
Berbeda dengan di Bumi, 96 persen atmosfer Mars merupakan Karbondioksida, 1,9 persen Nitrogen, 1,9 persen Argon, dan 0,2 persen sisanya adalah Oksigen, Methane, Ozone serta gas-gas lainnya.*





